Kesel sama sistem MOS/Ospek saat ini?? think again !!
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Di beberapa SMP/SMA baru saja selesai dilaksanakan MOS/Mabis/apapun
namanya. Tingkat Universitas pun akan melaksanakannya pada bulan
Agustus-September besok. Diantara Anda mungkin masih sering berpikir,
kenapa model MOS/ospek seperti itu masih dipertahankan? Dan kebanyakan
seniornya hanya mengakatan ini sudah tradisi dan agar Anda punya
kenangan di hari tua nanti. Jika Anda masih berpikir model MOS/Ospek ini
tidak manusiawi dan tidak mencetak pemimpin, tolong baca ini. Saya
punya jawaban filosofisnya. Semoga membuka pandangan baru.
Mengapa kami harus datang pagi-pagi?
+
Karena kami ingin Anda terbiasa menang sebelum berperang. Jika Anda
calon pemimpin, tepat waktu adalah terlambat! Kebiasaan bangun pagi
tidak bisa diajarkan secara teori, Anda harus mempraktekannya, minimal 3
hari ini.
Mengapa kami harus membawa barang2 yang tidak masuk
akal dan ribet semacam pete, dot, ikat pinggang lonceng, kaos kaki
sebelah, dan digundul? Kenapa harus tas kresek/karung tepung padahal
kami punya yg lebih baik?
+ Pertama, karena kami ingin mengajarkan
Anda untuk meninggalkan semua Ego. Kami tak ingin Anda meletakkan harga
diri dan kualitas diri pada Tas bagus, Gadget, Perhiasan dan Sepatu
impor. Yang jika semua itu hilang, maka hilanglah semua harga diri Anda.
Jika Anda calon pemimpin, kualitas diri itu harusnya ada ada Iman,
Ketakwaan, Skill, dan Akhlak. Sehingga tak perlu risau dengan apapun
yang Anda pakai. Anda tetap berharga dan dihargai!
+ Kedua, khusus
Anda yang terbiasa hidup enak di rumah dan segalanya dipenuhi,
ketahuilah akan ada saatnya berbalik. Entah orang tua Anda meninggal,
di-PHK atau bangkrut. Bersiaplah dengan segala kemungkinan yang tak
pernah Anda bayangkan sekarang!
+ Ketiga, sebagai calon pemimpin masa
depan, Anda harus terbiasa merasakan apa yg dirasakan rakyat Anda.
Merasakan penderitaan itu tidak bisa diresap jika hanya lewat seminar,
Anda harus menjadi mereka! Setidaknya dalam 3 hari.
Mengapa kami dicacimaki walau tidak melakukan kesalahan? Seakan senior hanya mencari-cari kesalahan?
+
Karena kami ingin memberitahu Anda, bahwa hidup itu keras dek!! Di
dunia kerja atau usaha nanti, Anda PASTI mengalami hal yang sama.
Dimarahi bos, dicacimaki costumer, bekerja dibawah tekanan, dll. Anda
akan lebih banyak merasakan hal yang TIDAK Anda inginkan, maka kami
memberikan "simulasi" ini sejak Anda muda. Dimarahi/Kegagalan dan
Kesuksesan/Pujian ibarat 2 sisi koin yang sama. Jika Anda takut
dimarahi, maka sebenarnya Anda juga tidak pantas sukses. Gagal itu
pasti, tapi bangkit itu pilihan. Dan bangkit dari kegagalan itu tidak
bisa diajarkan dari workshop saja, Anda harus merasakannya!
Ini
hanya 3 hari, kawan. Sedangkan Anda mungkin akan hidup selama 70 tahun.
Pemimpin besar kelas dunia merasakan yang lebih parah dari ini.
Dipenjara, diludahi, diasingkan, ditembak peluru nyasar, diteror, dan
perlakuan kasar lain. Jika Anda baru digertak sedikit saja sudah memble,
sebaiknya Anda minta dimasukkan ke dalam perut ibu Anda lagi saja. Jadi
ingat moto Paskibra "Takut Mati Jangan Hidup. Takut Hidup MATI
SEKALIAN!!"
Anda yang hanya ingin dapat banyak tapi tak mau
mengambil resiko, tak mau bersusah payah, berarti cocok jadi KORUPTOR di
masa depan. Guru terbaik membentuk pemimpin yang berkarakter adalah
pengalaman. Tak ada pelaut tangguh yang dilahirkan dari laut yang
tenang. Jadi, nikmati saja semua proses ini. Gondoklah saat ini, tapi
suatu saat Anda akan berterima kasih pada senior2 Anda dulu.
Percaya itu.
Oke sekarang gini disini
saya cuma ngasih pandangan aja ko tentang MOS/Ospek, apakah salah? saya
emang setuju dengan artikel yang ada diatas. Dan cuma mau ngelurusin
kalo MOS/Ospek yang sekarang ini ga sebegitu buruk yang kalian (yang
contra) pikirkan ko. Masih ada manfaatnya, karena saya ngerasain
sendiri.
salah ya saya ngasih pandangan? ha? keliatan ko dari
balasan trit ini, mana yang bener-bener kritis dan mana yang cuma pengen
menghujat. thats fine.
Mungkin gini kesimpulannya, MOS/Ospek
dibeberapa daerah di Indonesia itu ga tepat sasaran. Menyimpang dari
tujuan aslinya, kalau pas jaman saya 3 taun yang lalu MOS nya gada yang
menyimpang tuh. Lancar, gada perpeloncoan, jotos-jotosan, dan dikecam
sama sekolah untuk nampar, tendang, senioritas, dll. Emang bener
faktanya Mos 3 hari ga ngefek apa-apa mungkin, paling cuma awet
seminggu. Tapi masih ada pelajar-pelajar disitu yang punya pikiran kalo
mereka harus jd lebih baik, dan itu dimulai dari 3 hari itu. Gamasalah
toh efek yang besar dimulai dari 3 hari? Intinya gimana kita nyikapin
MOS/Ospek itu sendiri.
Mungkin banyak yg tidak tau mengapa koruptor di lambangkan tikus? Kalo diperhatikan di media kenapa koruptor dilambangkan dengan tikus kenapa tidak tomket saja,komodo,atau kucing kan lebih asik di lihat? Hmm, mungkin karena mereka memiliki beberapa kesamaan, antara lain sama-sama: 1. Suka Nyolong Koruptor dan tikus dua-duanya memiliki kesamaan suka nyolong. Bedanya kalo tikus nyolong makanan kamu, sementara kalo koruptor nyolong duit kamu (yang harusnya bisa buat beli makanan juga).Tapi mungkin perbedaan mendasarnya adalah apa yang mendasari mereka nyolong. Tikus nyolong karena memang mereka harus bertahan hidup, sementara koruptor nyolong karenaâ?¦karena apa ya? Karena hobi mugkin. Hanya dia dan tuhan saja yang tau alasannya 2. Susah Ditangkep Tikus dan koruptor sama-sama susah ditangkap. Mereka sangat gesit dalam hal kabur dan pinter banget sembunyi. Bedanya kalo tikus sembunyi di belakang lemari atau di gor...
Meski perwakilan Macaulay Culkin telah membantah artisnya menjadi pecandu narkoba, berita tentang aktor tersebut sebagai pemakai narkoba kelas berat tidak mereda. Justru sebaliknya, banyak yang penasaran dan mengulik kembali kisah hidup mantan artis cilik ini. Culkin adalah aktor cilik yang sukses berkat perannya sebagai Kevin McCalister dalam film "Home Alone". Film itu berhasil menyedot perhatian dunia. Nama Culkin pun terus menanjak. Bahkan, di usianya yang masih kecil, ia telah menjadi seorang jutawan. Hidupnya bergelimang kemewahan. Seperti dikutip dari Daily Mail, di usianya yang baru 12 tahun, Culkin telah memiliki kehidupan nyaman, tinggal di apartemen mewah seharga 2 juta poundsterling atau sekitar Rp29,4 miliar. Dia menjadi seorang miliarder cilik. Ia mendapat bayaran pertama kalinya sebesar 70 ribu poundsterling atau sekitar Rp1 miliar. Kemudian honornya meningkat drastis menjadi 3 jut...
Komentar
Posting Komentar